Pertandingan Tinju Rusli Zainal VS Ellyas Pical
Inilah suasana pertandingan tinju yang penuh dengan nuansa sensasional dan kontroversial. Pertandingan tinju yang menjadi sejarah dalam dunia tinju tanah air atau mungkin bahkan manca negara. Bagaimana tidak, seorang Gubernur menantang mantan juara tinju dunia dari Indonesia di atas ring.
Yup, Gubernur Riau HM Rusli Zainal menghadapi Ellyas Pical dalam sebuah pertandingan eksibisi dalam rangka peresmian sasana tinju Riau dan mempromosikan PON XVIII di Riau tahun 2012 mendatang.
Pertandingan yang berlangsung sebanyak 3 ronde tersebut berakhir dengan hasil draw.

Pertandingan bukan sekedar pertandingan… Tapi pertandingan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memberikan apresiasi dan penghargaan kepada legenda tinju Indonesia tersebut.
Setelah pertandingan, sarung tinju yang dipergunakan dalam pertandingan tersebut langsung dilelang. Lelang langsung dipimpin oleh Gubernur Riau HM Rusli Zainal.
Dalam pernyataannya saat pelelangan tersebut, Gubri HM Rusli Zainal menyampaikan rasa prihatinnya terhadap para mantan atlit Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa, membuat sang merah putih berkibar di penjuru dunia, dan lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang menggema di berbagai kejuaran-kejuaran. Namun, setelah mereka pensiun, perhatian yang diberikan oleh pemerintah sangat minim. Banyak diantara mereka hidup dalam keprihatinan. Karena itulah, pertandingan dan lelang yang diadakan saat itu merupakan salah satu bentuk perhatian dean apresiasi terhadap Ellyas Pical yang dulu juga telah mengharumkan nama Indonesia.
Hasil pelelangan sebesar 135,5 juta rupiah kemudian secara simbolis diserahkan langsung kepada sang mantan atlit.
Incoming search terms:
pertandingan tinju,rusli zainal,elias pical,ellyas pical,rusli zainal tinju,tinju ellyas pical,pertandingan tinju dunia,tinju dunia dari indonesia,tinju dunia 2012,sasana ellyas picalNo related posts.
Tags: ellyas pical , gubernur , juara dunia , PON XVIII 2012 , riau , Rusli Zainal , tinju , venus


Perhatian pemerintah. Bukankah yang ngomong ini juga pemerintah???? trus anda mengritisi sapa?